SENI BERKOMUNIKASI
30 Mei 2019
R. Faradigma
NalarAsa
Sepuluh Aturan Komunikasi
1. Kata-kata yang tidak bisa diucapkan di "depan", jangan dikatakan di "belakang". Gunjingan sangatlah buruk.
2. Monopoli pembicaraan akan memperbanyak musuh. Sedikit berbicara dan perbanyak mendengar. Semakin banyak mendengar akan semakin baik.
3. Semakin tinggi intonasi suara, makna dari ucapan akan semakin terdistorsi. Jangan menggebu-gebu. Suara yang rendah justru memiliki daya.
4. Berkata yang menenangkan hati, bukan sekedar enak didengar.
5. Katakan yang ingin didengar lawan bicara, bukan yang ingin diutarakan. Berbicara yang mudah dimengerti, bukan yang mudah diucapkan.
6. Berbicara dengan menutup aib dan sering memuji.
7. Berbicara hal-hal yang menyenangkan, bukan yang menyebalkan.
8. Jangan hanya berkata dengan lidah, tetapi juga dengan mata dan ekspresi, unsur non-verbal lebih kuat dari pada unsur verbal.
9. Tiga puluh detik di bibir sama dengan tiga puluh tahun di hati. Sepatah kata yang kita ucapkan mungkin saja akan mengubah kehidupan seseorang.
10. Kita mengendalikan lidah, tapi ucapan yang keluar akan mengendalikan kita. jangan berbicara sembarangan bertanggung jawablah terhadap apa yang sudah Anda ucapkan.
#Dalamnya ucapan berasal dari membaca#
Thursday, May 30, 2019
Saturday, May 4, 2019
FILOSOFI MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN
FILOSOFI MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN
MARHABAN YA RAMADHAN 1440H
5 Mey 2019
By: R. Faradigma
#NalarAsa #Kerangka_Berfikir #Ramadhan1440H
MARHABAN YA RAMADHAN 1440H
5 Mey 2019
By: R. Faradigma
#NalarAsa #Kerangka_Berfikir #Ramadhan1440H
Kewajiban untuk berpuasa di bulan ramadhan merupakan salah satu rukun Islam, bulan ramadhan merupakan bulan istimewa yang dimuliakan Allah Ta'ala.
Sungguh Allah Ta’ala
memuliakan bulan yang penuh berkah ini dan menjadikannya sebagai salah
satu musim besar untuk menggapai kemuliaan di akhirat kelak, yang
merupakan kesempatan bagi hamba-hamba Allah Ta’ala yang bertakwa untuk berlomba-lomba dalam melaksanakan ketaatan dan mendekatkan diri kepada-Nya
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Sungguh Allah Ta’ala
memuliakan bulan yang penuh berkah ini dan menjadikannya sebagai salah
satu musim besar untuk menggapai kemuliaan di akhirat kelak, yang
merupakan kesempatan bagi hamba-hamba Allah Ta’ala yang bertakwa untuk berlomba-lomba dalam melaksanakan ketaatan dan mendekatkan diri kepada-Nya
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Sungguh Allah Ta’ala
memuliakan bulan yang penuh berkah ini dan menjadikannya sebagai salah
satu musim besar untuk menggapai kemuliaan di akhirat kelak, yang
merupakan kesempatan bagi hamba-hamba Allah Ta’ala yang bertakwa untuk berlomba-lomba dalam melaksanakan ketaatan dan mendekatkan diri kepada-Nya
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Sungguh Allah Ta’ala
memuliakan bulan yang penuh berkah ini dan menjadikannya sebagai salah
satu musim besar untuk menggapai kemuliaan di akhirat kelak, yang
merupakan kesempatan bagi hamba-hamba Allah Ta’ala yang bertakwa untuk berlomba-lomba dalam melaksanakan ketaatan dan mendekatkan diri kepada-Nya
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Sungguh Allah Ta’ala
memuliakan bulan yang penuh berkah ini dan menjadikannya sebagai salah
satu musim besar untuk menggapai kemuliaan di akhirat kelak, yang
merupakan kesempatan bagi hamba-hamba Allah Ta’ala yang bertakwa untuk berlomba-lomba dalam melaksanakan ketaatan dan mendekatkan diri kepada-Nya
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Sungguh Allah Ta’ala
memuliakan bulan yang penuh berkah ini dan menjadikannya sebagai salah
satu musim besar untuk menggapai kemuliaan di akhirat kelak, yang
merupakan kesempatan bagi hamba-hamba Allah Ta’ala yang bertakwa untuk berlomba-lomba dalam melaksanakan ketaatan dan mendekatkan diri kepada-Nya
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Sesungguhnya Allah SWT memuliakan bulan yang penuh keberkahan dan menjadikannya sebagai salah satu musim besar untuk menggapai kemulian di akhirat kelak, yang merupakan kesempatan bagi hamba-hamba Nya untuk berlomba-lomba bertawa dalam melaksanakan ketaatan dan mendaktakan diri kepada Nya.
Bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan dan keberkahan, padanya dilipatgankannya amal-amal kebaikan, disyariatkan amal-amal ibadah yang agung, dibuka pintu-pintu surga dan ditutup pinti-pintu neraka. Oleh karena itu, bulan ini merupakan kesempatan yang berharga yang ditunggu-tunggu oleh orang-orang yang beriman kepada Allah SWT dan ingin meraih ridha Nya.
Mempersiapkan diri menyaambut ramadhan dimaksudkan untuk mempersiapkan lahir dan batin untuk melaksanakan ibadah-ibadah puasa dan ibadah-ibadah agung lainnya dibulan ramadhan dengan sebaik-baiknya, yaitu dengan hati yang ikhlas dan praktek ibadah yang sesuai dengan petunjuk dan sunah Rasulullah SAW.
Jangan kacaukan niat menyambut ramadhan hanya dengan semangat makan sepuasnya karena khawatir saat bulan ramadhan kegiatan konsumsi semakin terbatas, memborong makanan dan minuman lezat di pasar untuk mempersiapkan sahur dan balas dendam ketika berbuka puasa. juga bukan dengan mengikuti program televisi yang lebih banyak merusak dan melalaikan manusia dari mengingat Allah SWT dari pada manfaat yang diharapkan, itu pun kalau ada manfaatnya.
Hikmah dan tujuan diwajibkannya puasa adalah untuk mencapai takwa kepada Allah SWT, yang hakikatnya adalah kesucian jiwa dan kebersihan hati. Maka bulan ramadhan adalah kesempatan berharga bagi seorang muslim untuk berbenah diri untuk meraih takwa kepada Allah SWT.
Syaikh Abdur Rahman as-Sa'di menjelaskan unsur-unsur takwa yang terkandung dalam ibadah puasa, diantaranya:
- Orang yang berpuasa berarti meninggalkan semua yang diHaramkan Allah, berupa makan, minum, berhubungan suami istri dan sebagainya, yang semua itu diinginkan oleh nafsu manusia.
- Orang yang berpuasa berarti melatih dirinya untuk merasakan muraqabatullah (selalu merasakan pengasan Allah SWT), maka dia meninggalkan hawa nafsunya padahal dia mampu, karena di mengetahui bahwa Allah Maha Mengawasi.
- Sesungguhnya puasa akam mempersempit jalur-jalur setan dalam diri manusia, karena sesungguhnya setan beredar dalam tubuh manusia di tempat mengalirnya darah, maka dengan berpuasa akan lemah kekuatannya dan berkurang perbuatan maksiat dari orang tersebut.
- Orang yang berpuasa umumnya banyak melakukan ketaatan dan amal-amal ketaantan perupakan ketakwaan
- Orang yang kaya jika merasakan beratnya merasa lapar dengan berpuasa maka akan menimbulkan pada dirinya perasaan iba dan selalu menolong orang-orang miskin atau tidak mampu, hal ini termasuk dalam takwa.
Bulan Ramadhan merupak musim kebaikan untuk melatih dan membiasakan diri memiliki sifat-sifat baik dari agama Islam, antaranya sifat sabar. Sifat ini sangat agung kedudukannya dalam Islam, bahkan tanpa adanya sifat sabar berarti iman seseorang akan pudar. Imam Ibnu Rajab al-Hambali menjelaskan eratnya hubungan puasa dengan sifat sabar dalam ucapan beliau "Sabar itu ada tiga macam: Sabar dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah, sabar dalam meninggalkan hal-hal yang diharamkan Nya, dan sabar dalam menghadapi ketentuan-ketentuan Nya yang tidak sesuai dengan keinginan manusia. Ketiga macam sifat sabar ini terdapat dalam ibadah puasa.
Semalat menjalan puasa ramadhan 1440 H, semoga kita semua menjadi orang-orang yang diberkahi dan dirahmati Allah SWT dalam menjalani puasa hingga menggapai kemenangan di hari lebaran, amin.
Sungguh Allah Ta’ala
memuliakan bulan yang penuh berkah ini dan menjadikannya sebagai salah
satu musim besar untuk menggapai kemuliaan di akhirat kelak, yang
merupakan kesempatan bagi hamba-hamba Allah Ta’ala yang bertakwa untuk berlomba-lomba dalam melaksanakan ketaatan dan mendekatkan diri kepada-Nya
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Sungguh Allah Ta’ala
memuliakan bulan yang penuh berkah ini dan menjadikannya sebagai salah
satu musim besar untuk menggapai kemuliaan di akhirat kelak, yang
merupakan kesempatan bagi hamba-hamba Allah Ta’ala yang bertakwa untuk berlomba-lomba dalam melaksanakan ketaatan dan mendekatkan diri kepada-Nya
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Sungguh Allah Ta’ala
memuliakan bulan yang penuh berkah ini dan menjadikannya sebagai salah
satu musim besar untuk menggapai kemuliaan di akhirat kelak, yang
merupakan kesempatan bagi hamba-hamba Allah Ta’ala yang bertakwa untuk berlomba-lomba dalam melaksanakan ketaatan dan mendekatkan diri kepada-Nya
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Sungguh Allah Ta’ala
memuliakan bulan yang penuh berkah ini dan menjadikannya sebagai salah
satu musim besar untuk menggapai kemuliaan di akhirat kelak, yang
merupakan kesempatan bagi hamba-hamba Allah Ta’ala yang bertakwa untuk berlomba-lomba dalam melaksanakan ketaatan dan mendekatkan diri kepada-Nya
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html
BUKIT MATANG KALADAN, WISATA ALAM KALIMANTAN SELATAN
PESONA BUKIT MATANG KALADAN
KABUPATEN BANJAR
KALIMANTAN SELATAN
01 Mey 2019
By: R. Faradigma
#NalarAsa #Jalanjalankalsel #kerangka_berfikir
KABUPATEN BANJAR
KALIMANTAN SELATAN
01 Mey 2019
By: R. Faradigma
#NalarAsa #Jalanjalankalsel #kerangka_berfikir
![]() | ||
| Pemandangan gugusan pulau dari puncak Bukit Matang Kaladan |
Kalimantan Selatan kaya akan keindahan alam, bukit hingga gunung yang berjejer dengan hutan yang tebal, salah satunya yaitu Bukit Matang Kaladan. Bukit Matang Kaladan terletak di Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Bukit Matang Kaladan beberapa tahun terakhir menjadi salah satu wisata primadona di Kalimantan Selatan. Untuk ukuran sebuah bukit, Matang Kaladan cukup landai dan mudah untuk dijelajahi.
Bukit Matang Kaladan memiliki ketinggian kurang dari 500 mdpl dengan kemiringan rata-rata mencapai 80͒-60͒. Kebun karet warga menjadi pemandangan awal saat memulai pendakian, pohon berbuah lainnya seperti durian, mangga, rambutan serta semak belukar akan ditemui dalam pendakian menuju puncak Bukit Matang Kaladan. Puncak Matang Kaladan menyajikan pemandangan yang menakjubkan, nampak hamparan gugusan perbukitan hijau yang menyerupai pulau-pulau di daerah bendungan Riam Kanan. Tak hanya itu, sejauh mata memandang dari puncak Matang Kaladan adalah bukit-bukit hijau yang berjejer indah. Perpaduan panorama yang berasal dari hijaunya perbukitan dan birunya langit dan gumpalan awan putih menambah keindahan pemandangan dari puncak Bukit Matang Kaladan.
![]() |
| Pemandangan barisan perbukitan dari Puncak Bukit Matang Kaladan |
Wisata alam Matang Kaladan merupakan salah satu objek wisata yang berada didalam area wisata waduk Riam Kanan, terletak di Kecamatan Aranio dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 1,5 jam dari Bandara Syamsudin Noor Kota Banjarbaru Kecamatan Landasan Ulin, dapat menggunakan transportasi pribadi maupun transportasi online. Moda transportasi yang dapat digunakan untuk perjalanan menuju Kecamatan Aranio seperti kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua. Kecamatan Aranio Desa Tiwingan Lama merupakan desa terakhir sebelum melakukan pendakian ke Puncak Bukit Matang Kaladan, kendaraan dapat dititipkan dan diparkir.
Memasuki kawasan wisata di area waduk Riam Kanan, pengunjung harus membayar uang retribusi Rp. 2.000 untuk pengendara roda dua dan Rp. 5.000 untuk pengendara roda empat, selanjutnya kendaraan dapat diparkir pada area parkir yang telah disediakan, tarif parkir untuk kendaraan roda dua Rp.5.000 dan untuk kendara roda empat sebesar Rp. 10.000.
Perjalanan ke Puncak Bukit Matang Kaladan dapat ditempuh dengan berjalan kaki maupun dengan menggunakan jasa ojek, biaya sewa ojek sekali perjalanan sebesar Rp.20.000. Memasuki pintu rimba bukit Matang Kaladan pengunjung harus membayar biaya retribusi sebesar Rp. 2.000/ orang. Terdapat dua jalur menuju puncak, yaitu jalur ojek (jalur belakang) dan jalur tracking (jalur depan), jalur ojek lebih panjang, lebih landai dan telah dirapikan menggunakan pengecoran semen yang membelah kebun karet warga sedangkan jalur tracking lebih pendek, lebih curam dan jalan trap-trap tanah. Waktu tempuh jika menggunakan ojek menuju puncak memakan waktu sekitar 7-10 menit sedangkan jika berjalan pada jalur ojek membutuhkan waktu sekitar 40-60 menit (tergantung kondisi fisik) dan berjalan menggunakan jalur tracking membutuhkan waktu sekitar 30-45 (tergantung kondisi fisik) menit.
| Jalur tracking |
![]() |
| Jalur Ojek |
Fasilitas di area wisata alam Bukit Matang Kaladan talah memadai. Akses yang mudah seperti telah disediakan dua jalur pendakian yang aman, jasa penyewaan ojek, beberapa warung yang dibangun pada beberapa spot dalam jalur pendakian guna tempat beristirahat bagi para pendaki, di puncak juga terdapat warung-warung yang menjajakan minuman dingin dan makanan ringan, musolah, spot-spot foto yang berlatar pemandangan gugusan pulau dan perbukitan, area perkemahan, gazebo-gazebo untuk beristirahat, petunjuk arah, pagar pembatas tebing, tempat-tempat sampah hingga poster dan template yang berisi selogan untuk menjaga kebersihan dan tidakm merusak alam.
![]() |
| Papan Nama |
![]() |
| Spot-spot Foto |
Wisata Alam Bukit Matang Kaladan menyajikan pendangan alam yang eksotik. Wisata yang murah dan mudah untuk dijangkau.
Tips ke Bukit Matang Kaladan
- Tidak perlu membawa banyak bekal makan dan minum dari rumah karena di area wisata telah tersedia toko dan warung yang menjual makanan, cemilan dan minuman.
- Jika ingin melakukan pendakian yang singkat bisa menggunakan jalur tracking
- Jika tidak ingin berkeringat dan cape-capean bisa menggunakan jasa sewa ojek
- Tidak perlu membawa banyak bawa peralatan camping karena di area wisata terdapat tempat penyewaan alat-alat pendakian dan camping
- Jangan lupa membawa peralaatan untuk dokumentasi
- Jangan lupa bawa payung serta menggunakan sunblock, karena puncaknya terbuka
- Jangan lupa menggunakaan sepatu atau sendal gunung jika mau menggunakan jalur tracking
- Jangan lupa bahagia, wkwkwkwkwkwkwk
Sunday, April 28, 2019
GUNUNG HALAU HALAU 1.901 MDPL KALIMANTAN SELATAN
GUNUNG HALAU HALAU 1.901 MDPL
PUNCAK TERTINGGI KALIMANTAN SELATAN
22 April 2019
Riam Faradigma
NalarAsa
Melewati malam yang tenang jauh dari hiruk pikuk kota, kami terbangun pukul 05.00 ditanggal 18 april 2018. Bergegas melaksanakan shalat subuh dan kemudian merapikan barang-barang yang akan kami bawa untuk mendaki, tak lupa kami mengisi perut dengan sarapan pagi. Pukul 09.00 kami siap berangkat menuju desa terakhir yaitu Desa Kiyu. Personil kami bertambah menjadikan kami berenam siap untuk menuju puncak gunung Halau halau. Perjalanan dari Barabai menuju Desa Kiyu memerlukan waktu sekitar satu setengah jam. Kami sempatkan mengisi BBM mobil dan membeli beberapa kebutuhan untuk pendakian. Kami Tiba di Desa Kiyu pukul 11.00 dan kami mulai menanjak...
PUNCAK TERTINGGI KALIMANTAN SELATAN
22 April 2019
Riam Faradigma
NalarAsa
Gunung Halau Halau merupakan gunung tertinggi di Kalimantan Selatan yang terletak di Desa Kiyu, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan memiliki ketinggian 1.901 mdpl. Gunung Halau Halau berada diantara tiga kabupaten diantaranya Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan dan Tanah Bumbu, jika menuju arah tenggara akan berbatasan dengan Kabupaten Kota Baru.
Gunung Halau Halau menyajikan pesona alam kalimantan yang luar biasa masih alami, hutan hujan tropis tepatnya sehingga hutannya begitu tebal dan lebat hingga meminimkan cahaya matahari yang dapat menembus hingga ke dalam hutan. Kondisi hutan yang lembab hingga tak jarang lumut menutupi permukaan batu-batu dan akar-akar pohon. Hutan yang menyajikan jutaan habitat flora dan fauna yang beragam dan eksotik. Terdapat tanaman-tanaman pohon besar yang sudah berusia puluhan hingga ratusan tahun.
Perjalanan menuju Barabai
Kami berempat memulai perjalanan tanggal 17 April 2019 yang bertepatan dengan penyelenggaraan pesta demokrasi. Kami berangkat dari Banjarmasin sekitar pukul 14.00 dengan menggunkan mobil dan akhirnya kami tiba di Barabai jam 19.00. Malam itu kami beristirahat di rumah sahabat, kami dijamu dengan hangat, teh hangat kemudian mendarat di atas meja tamu dan cukup memulihkan kelelahan perjalanan kami selama 5 jam dari Banjarmasin.
Melewati malam yang tenang jauh dari hiruk pikuk kota, kami terbangun pukul 05.00 ditanggal 18 april 2018. Bergegas melaksanakan shalat subuh dan kemudian merapikan barang-barang yang akan kami bawa untuk mendaki, tak lupa kami mengisi perut dengan sarapan pagi. Pukul 09.00 kami siap berangkat menuju desa terakhir yaitu Desa Kiyu. Personil kami bertambah menjadikan kami berenam siap untuk menuju puncak gunung Halau halau. Perjalanan dari Barabai menuju Desa Kiyu memerlukan waktu sekitar satu setengah jam. Kami sempatkan mengisi BBM mobil dan membeli beberapa kebutuhan untuk pendakian. Kami Tiba di Desa Kiyu pukul 11.00 dan kami mulai menanjak...
Desa Kiyu - Puncak Tiranggang - Sungai Karuh
Kami memarkir mobil di Desa Kiyu, Desa Kiyu merupakan desa terakhir sebelum kami mulai mendaki. Pukul 11.00 kami mulai mendaki melewati jembatan serta aliran sungai. diawal perjalanan kami nampak jalan yang landai, tanaman yang kerap dijumpai adalah bambu dan tanaman semak-semak. Tanah merah mulai melekat pada telapak sepatu dan sendal kami, beberapa kali kami berhenti untuk beristirahat dan mengambil air di sungai sebagai cadangan kami. Jalan mulai menanjak, tanah merah mulai jelas berpadu dengan bebatuan dan nafas kami mulai terdengar bergemuruh, tak jarang kami temukan ladang-ladang warga dalam perjalanan menuju Puncak Tiranggang. Hujan turun dalam perjalanan kami menuju puncak Tiranggang, kami membuka flysheet untuk mengamankan barang-barang dan kami bergegas memasang jaket hujan. Kami tiba di Puncak Tiranggang pukul 15.30, kami disambut dengan warung acil yang menyajikan mie instan, gorengan dan minuman. Kami beristirahat, makan dan berfoto hingga mulai berjalan kembali pada pukul 16.30 menuju Sungai Karuh. Perjalanan menuju Sungai Karuh kami tempuh sekitar tiga jam setengah, jalan yang landai dan banyak turunan sehingga memudahkan langkah kami, namun hari mulai senja hingga menuju gelap serta hutan yang semakin tebal membuat cahaya matahari semakin sedikit menembus ke dalam hutan, banyak akar-akar pohon yang basah, tanah serta batu yang basah akibat hujan disiang hari membuat suasana kurang bersahabat ditambah kelelahan yang melanda kami. Pukul 20.00 kami tiba di Sungai Karuh, kami bergegas membuka tenda, membersihkan badan dan menyiapkan makan malam. Sungai Karuh biasa dijadikan pendaki sebagai tempat camp pertama sebelum melanjutkan kehari selanjutnya untuk memulai pendakian lagi menuju puncak.
Sungai Karuh - Jumantir - Simpang Tiga Haraan
Pagi hari 19 April 2019 kami terbangun dan langsung meuju air terjun di Sungai Karuh untuk membersihkan badan kemudian sarapan dan mempersiapkan barang-barang untuk melanjutkan pendakian dihari ke dua. Kami muali pendaikan pagi itu pukul 10.00 dengan medan tanjakan yang cukup terjal, batang pohon, akar pohon, tanah becek, batu berlumut hingga terhisap hewan pacet semua itu menjadi balada dalam pendakian kami menuju Jumantir. Kami menemukan beberapa medan pendakian yang curam di pinggir tebing, batang pohon tua yang tergeletak dan mulai rapuh oleh rayap, cahaya matahari semakin minim menembus hutan dan suasana semakin lembab. Kami sampai di Jumantir pukul 13.00, sekirat 3 jam kami tempuh menuju Jumantir dari Sungai Karuh. Di Jumantir kami masak, makan siang dan beristirahat. Jumantir berada di ketinggian 1.006 mdpl.
Kami melanjutkan perjalanan menuju puncak pukul 14.00, kami lansung disambut dengan tanjakan yang cukup terjal. Tak lama kami berjalan hujan mulai mengguyur, kami menngunakan jaket hujan dan mulai berjalan. Pacet semakin banyak menyerang kaki kami, lumut semakin tebal menyelimuti permukaan batang pohon dan batu-batu. Tanjakan dan medan landai silih berganti mengiringi langkah kaki kami menuju puncak. Menjelang magrib kami beristirahat sejenak di Pohon besar yang sering disebut dengan pintu masuk Halau Halau. Perjalanan kami terhenti di Simpang Tiga Haraan karena malam semakin larut dan fisik kami sudah lelah dan perlu beristirahat, kami tiba di Simpang Tiga Haraan pukul 20.00 malam, suhu pada malam itu mulai begitu dingin. Kami makan malam kemudian beristirahat dan berencana melanjutkan perjalanan kami menuju puncak pukul 04.00 subuh esok hari.
Simpang Tiga Haraan - Lembah Cirit - Penyaungan Bini - Penyaungan Laki - Puncak
Pukul 03.45 subuh kami bangun dan mempersiapkan barang-barang secukupnya untuk dibawa ke puncak. berbekal air minum secukupnya, head lamp yang kami bawa masing-masing, tracking pool, dan jaket tebal. Hari masih gelap kami mulai memacu langkah melewati Lembah Cirit kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju Penyaungan Bini. Kami beristirahat di Penyaungan Bini sekitar jam 05.30, sekitar 30 menit kami beristirahat sambil menunggu dua rekan kami yang sedang mengambil air untuk dibawa dalam perjalanan kami ke puncak. Personil kami kembali lengkap dan kami siap mendaki Penyaungan Laki hingga puncak. Jalan menuju puncak sangat ekstrim dengan kemiringan sekitar 50͒, kami harus melewati batu-batu besar yang diselimuti lumut tebal dan akar-akar pohon yang licin. Kami harus melalui pendakian yang sulit ini sekitar satu jam setengah hingga kami mulai melihat puncak Gunung Halau-halau di hadapan kami. Pukul 07.30 kami tiba di puncak, tidak urung saya menahan air mata menetes. Rasa lelah, haru, bahagia hingga rasa tak menyangka bisa mencapai puncak tertinggi di Kalimantan Selatan. Kami memerlukan tiga hari untuk dapat berada diatas puncak tertinggi ini.
Puncak Gunung Halau Halau menyajikan pemandangan yang amat luar biasa indahnya, hamparan awan yang menggumpal putih menyelimuti tiap sisi puncak, bak negeri diatas awan. Dari puncak gunung kita dapat melihat barisan gunung-gunung Meratus. Bentangan alam yang begitu indah memberi kesan kuasa ilahi yang maha besar dan luas. Angin yang berhembus ditambah dengan udara yang dingin menjadikan suasana di puncak gunung tertinggi di Kalimantan Selatan teramat syahdu. Tidak mengunggu waktu lama kami langsung mengambil banyak foto dari berbagai garis alam. tak perlu menggunakan kamera mahal dan tak perlu aplikasi foto edit karena pemandangan alam dari puncak gunung telah memberikan keindahannya.
Dua jam kami menikmati suasan damai di puncak gunung Halau- Halau dan kemudian kami mulai bergegas melanjutkan perjalanan untuk turun menuju tenda kami di Simpang Tiga Haraan, kami berencana malam 20 April kami akan bermalam di Sungai Karuh dan tanggal 21 April kami menuju Desa Kiyu dan langsung pulang ke Banjarmasin.
Tips jika ingin melakukan perjalanan ke Gunung Halau-Halau
1. Pastikan jasmani dan rohani benar - benar sehat dan baik
2. Telah melakukan latihan fisik sebelum melakukan pendakian
3. Jangan lupa melapor dan minta izin di basecame Desa Kiyu sebelum memulai pendakian
4. Tidak merusak alam, tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak dan mencoret-coret
batu dan sebagainya
5. Menjaga kesopanan dan tatakrama sesuai kearifan masyarakat setempat selama melakukan
mendakian
6. Jangan lupa membawa jaket, SB yang dapat menghangatkan tubuh, karena puncak Halau-Halau
sangatlah dingin
7. Bawa bahan makanan secukupnya dan yang tidak meninggalkan sampah bekas makan
8. Siapkan perlengkapan berkemah yang memadai dan jangan lupa membawa P3K
9. Jangan lupa membawa semprotan anti nyamuk yang dapat membantu mengurangi serangan
nyamuk, serangga hingga pacet
10.Hindari perjalanan malam.. wkwkwkwkwk
11.Ambil foto perjalanan pulang dan pergi sebanyak-banyaknya
Pagi hari 19 April 2019 kami terbangun dan langsung meuju air terjun di Sungai Karuh untuk membersihkan badan kemudian sarapan dan mempersiapkan barang-barang untuk melanjutkan pendakian dihari ke dua. Kami muali pendaikan pagi itu pukul 10.00 dengan medan tanjakan yang cukup terjal, batang pohon, akar pohon, tanah becek, batu berlumut hingga terhisap hewan pacet semua itu menjadi balada dalam pendakian kami menuju Jumantir. Kami menemukan beberapa medan pendakian yang curam di pinggir tebing, batang pohon tua yang tergeletak dan mulai rapuh oleh rayap, cahaya matahari semakin minim menembus hutan dan suasana semakin lembab. Kami sampai di Jumantir pukul 13.00, sekirat 3 jam kami tempuh menuju Jumantir dari Sungai Karuh. Di Jumantir kami masak, makan siang dan beristirahat. Jumantir berada di ketinggian 1.006 mdpl.
Kami melanjutkan perjalanan menuju puncak pukul 14.00, kami lansung disambut dengan tanjakan yang cukup terjal. Tak lama kami berjalan hujan mulai mengguyur, kami menngunakan jaket hujan dan mulai berjalan. Pacet semakin banyak menyerang kaki kami, lumut semakin tebal menyelimuti permukaan batang pohon dan batu-batu. Tanjakan dan medan landai silih berganti mengiringi langkah kaki kami menuju puncak. Menjelang magrib kami beristirahat sejenak di Pohon besar yang sering disebut dengan pintu masuk Halau Halau. Perjalanan kami terhenti di Simpang Tiga Haraan karena malam semakin larut dan fisik kami sudah lelah dan perlu beristirahat, kami tiba di Simpang Tiga Haraan pukul 20.00 malam, suhu pada malam itu mulai begitu dingin. Kami makan malam kemudian beristirahat dan berencana melanjutkan perjalanan kami menuju puncak pukul 04.00 subuh esok hari.
Simpang Tiga Haraan - Lembah Cirit - Penyaungan Bini - Penyaungan Laki - Puncak
Pukul 03.45 subuh kami bangun dan mempersiapkan barang-barang secukupnya untuk dibawa ke puncak. berbekal air minum secukupnya, head lamp yang kami bawa masing-masing, tracking pool, dan jaket tebal. Hari masih gelap kami mulai memacu langkah melewati Lembah Cirit kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju Penyaungan Bini. Kami beristirahat di Penyaungan Bini sekitar jam 05.30, sekitar 30 menit kami beristirahat sambil menunggu dua rekan kami yang sedang mengambil air untuk dibawa dalam perjalanan kami ke puncak. Personil kami kembali lengkap dan kami siap mendaki Penyaungan Laki hingga puncak. Jalan menuju puncak sangat ekstrim dengan kemiringan sekitar 50͒, kami harus melewati batu-batu besar yang diselimuti lumut tebal dan akar-akar pohon yang licin. Kami harus melalui pendakian yang sulit ini sekitar satu jam setengah hingga kami mulai melihat puncak Gunung Halau-halau di hadapan kami. Pukul 07.30 kami tiba di puncak, tidak urung saya menahan air mata menetes. Rasa lelah, haru, bahagia hingga rasa tak menyangka bisa mencapai puncak tertinggi di Kalimantan Selatan. Kami memerlukan tiga hari untuk dapat berada diatas puncak tertinggi ini.
Puncak Gunung Halau Halau menyajikan pemandangan yang amat luar biasa indahnya, hamparan awan yang menggumpal putih menyelimuti tiap sisi puncak, bak negeri diatas awan. Dari puncak gunung kita dapat melihat barisan gunung-gunung Meratus. Bentangan alam yang begitu indah memberi kesan kuasa ilahi yang maha besar dan luas. Angin yang berhembus ditambah dengan udara yang dingin menjadikan suasana di puncak gunung tertinggi di Kalimantan Selatan teramat syahdu. Tidak mengunggu waktu lama kami langsung mengambil banyak foto dari berbagai garis alam. tak perlu menggunakan kamera mahal dan tak perlu aplikasi foto edit karena pemandangan alam dari puncak gunung telah memberikan keindahannya.
Dua jam kami menikmati suasan damai di puncak gunung Halau- Halau dan kemudian kami mulai bergegas melanjutkan perjalanan untuk turun menuju tenda kami di Simpang Tiga Haraan, kami berencana malam 20 April kami akan bermalam di Sungai Karuh dan tanggal 21 April kami menuju Desa Kiyu dan langsung pulang ke Banjarmasin.
Tips jika ingin melakukan perjalanan ke Gunung Halau-Halau
1. Pastikan jasmani dan rohani benar - benar sehat dan baik
2. Telah melakukan latihan fisik sebelum melakukan pendakian
3. Jangan lupa melapor dan minta izin di basecame Desa Kiyu sebelum memulai pendakian
4. Tidak merusak alam, tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak dan mencoret-coret
batu dan sebagainya
5. Menjaga kesopanan dan tatakrama sesuai kearifan masyarakat setempat selama melakukan
mendakian
6. Jangan lupa membawa jaket, SB yang dapat menghangatkan tubuh, karena puncak Halau-Halau
sangatlah dingin
7. Bawa bahan makanan secukupnya dan yang tidak meninggalkan sampah bekas makan
8. Siapkan perlengkapan berkemah yang memadai dan jangan lupa membawa P3K
9. Jangan lupa membawa semprotan anti nyamuk yang dapat membantu mengurangi serangan
nyamuk, serangga hingga pacet
10.Hindari perjalanan malam.. wkwkwkwkwk
11.Ambil foto perjalanan pulang dan pergi sebanyak-banyaknya
Wednesday, April 10, 2019
PULAU BROMO KELURAHAN MANTUIL KOTA BANJARMASIN
PULAU BROMO KELURAHAN MANTUIL
KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN
KOTA BANJARMASIN
10 April 2019
Riam Faradigma
NalarAsa
Salam NalarAsa
KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN
KOTA BANJARMASIN
10 April 2019
Riam Faradigma
NalarAsa
Pulau Bromo merupakan salah satu pulau kecil yang terletak di bagian selatan Kota Banjarmasin. Pulau tersebut tidak cukup akrab didengar dan diketahui oleh warga Banjarmasin, padahal Pulau Bromo telah ada sekitar 30 tahun yang lalu. Secara administrasi Pulau Bromo merupakan pulau delta yang mempertemukan antara sungai Mantuil dan Sungai Barito masuk dalam Kelurahan Mantuil Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin. Pulau Bromo dahulunya merupakan kawasan industri kayu dari PT Austral Byna Plywood. Cukup lama industr tersebut beroperasi di Pulau Bromo dan pada akhirnya perusahaan tersebut ditutup dengan meninggalkan sekelumit permasalahan dengan pemerintah daerah hingga pemerintah pusat. Saat ini yang tertinggal adalah bangunan dan mesin-mesin industri yang terbengkalai.
Menurut data 2017 jumlah penduduk Pulau Bromo sebayak 1.150 penduduk terdiri dari 75 kepala keluarga, 4 RT dan 1 RW. Warga Pulau Bromo hidup secara dinamis dengan beragam suku dan budaya. Dari hasil kunjungan kami, di Pulau Bromo kami menemui beberapa suku dalam kehidupan masyarakat seperti suku banjar, jawa, dayak, bugis dan makkasar. Kepercayaan yang dipeluk oleh warga masyarakat Pulau Bromo yaitu islam dan keristen. Warga yang menetap di Pulau Bromo dahulunya bermigrasi untuk bekerja di industri kayu PT Austral Byna Plywood. Perusahaan tersebut cukup besar dan memiliki banyak karyawan. Sampai pada perusahaan tersebut tidak beroperasi lagi, maka para pekerjanya yang tetap menetap di Pulau Bromo mencari pekerjaan lain, diantranya kuli bangunan, buruh, petani, nelayan, pedagang dan pekerja serabutan. Tidak sedikit warga yang masih menempati rumah-rumah dinas/ mes-mes perusahaan sebagai tempat tinggal.
Pulau Bromo dengan batasan administrasi yang tidak luas memiliki fasilitas pendidikan seperti 1 TK,
SDN dan 1 Madrasah. Fasilitas pendidikan di Pulau Bromo merupakan fasilitas peninggalan dari PT
Austral Byna Plywood. Pada masa kejayaan perusahaan kayu tersebut memiliki banyak fasilitas-fasilitas pendukung yang bersifat kemasyarakatan, seperti mesjid, lapangan olah raga, dermaga, jalan,
pendidikan, kesehatan dan rumah-rumah dinas pekerja. Fasilitas yang masih berdiri dan dapat digunakan oleh warga setempat adalah fasilitas pendidikan dan mesjid. Warga masyarakat Pulau Bromo jika ingin melanjutkan pendidikan kejenjang SMA dan perguruan tinggi harus ke Kota Banjarmasin.
SDN dan 1 Madrasah. Fasilitas pendidikan di Pulau Bromo merupakan fasilitas peninggalan dari PT
Austral Byna Plywood. Pada masa kejayaan perusahaan kayu tersebut memiliki banyak fasilitas-fasilitas pendukung yang bersifat kemasyarakatan, seperti mesjid, lapangan olah raga, dermaga, jalan,
pendidikan, kesehatan dan rumah-rumah dinas pekerja. Fasilitas yang masih berdiri dan dapat digunakan oleh warga setempat adalah fasilitas pendidikan dan mesjid. Warga masyarakat Pulau Bromo jika ingin melanjutkan pendidikan kejenjang SMA dan perguruan tinggi harus ke Kota Banjarmasin.
Pulau Bromo masuk dalam kategori desa tertinggal, secara legalitas dataran Pulau Bromo masih bersengketa antra Pemerintah Daerah dengan PT Austral Byna Plywood dan masih berlangsung hingga kini. Untuk mencapai Pulau Bromo hanya dapat menggunakan transportasi sungai, yakni jalur Sungai Mantuil dengan waktu penyeberangan sekitar 5-7 menit. Kapal penyeberangan yang mengangukut warga dan barang bawaan, juga mengangkut kendaraan roda dua. Saat kunjungan kami di akhir bulan Maret 2019 hanya terdapat 1 kapal kayu berukuran sedang yang melayani penyeberangan Pulau Bromo. Kapal penyebrangan ini dikelola oleh masyarakat setempat dan bukan merupakan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah. Dalam perjalanan kami ke Pulau Bromo menggunakan kendaraan roda dua sehingga tiket penyeberangan yang harus kami bayar sebesar Rp. 6.000 pulang pergi, kapal tersebut jauh dari standat keamanan berlayar sehingga tidak jarang ada penumpang kapal yang terjatuh ke sungai. Kondisi dermaga penyebrangan jauh dari standar layak dan aman, hanya berbahankan papan-papan yang di jejer.
Beberapa ruas jalan di Pulau Bromo yang dahulunya masih berupa titian yang tersusun dari papan-papan, kini telah ditingkatkan menjadi titian beton oleh pemerintah Kota Banjarmasin. Ketika kapal penyeberangan merapat pada dermaga yang sangat sederhanan di Pulau Bromo nampak pemandangan lapak-lapak pedagang yang kosong. Kawasan itu nampak seperti pasar temporer yang beroperasi sekali dalam seminggu. Pulau Bromo jauh dari pemandangan kawasan rindang, susunan rumah-rumah temporer yang terbuat dari kayu lengkap dengan jamban berjejer di bantaran sungai menjadi pemandangan saat berada di atas kapal penyeberangan. Vegetasi dari Pulau Bromo adalah rawa pesisir, tanah basah dan tumbuhan rawa.
Kami menyempatkan berdialog dengan warga setempat dalam kunjungan kali itu, besar harapan warga agar pemerintah dapat membangun jembatan penyeberangan dari Pulau Bromo ke Kelurahan Mantuil. Warga membutuhkan jembatan untuk memudahkan akses untuk keluar masuk Pulau Bromo. Jembatan tersebut diharapkan dapan mendorong pembangunan di Pulau Bromo dan meningkatkan ekonomi warga setempat. Dengan adanya jembatan maka anak-anak mereka yang ingin melanjutkan sekolah ke Kota Banjarmasin akan lebih mudah dan murah. Warga setempat juga berharap agar permasalahan sengketa daratan Pulau Bromo antara PT Austral Byna Plywood dan pemerintah daerah cepat menemukan titk terang sehingga warga setempat dapat hidup lebih tenang dan aman. Warga berharap pemerintah memberi perhatian dalam bentuk membunga lapangan pekerjaan dan lapangan usaha agar dapat menyerap warga setempat sebagai tenaga kerja dan warga dapat berusaha. Warga berharap adanya peningkatan pada fasilitas dan tenaga pelayanan masyarakat khususnya dibidang kesehatan dan pendidikan.
Jika cita-cita pemerintah daerah ingin menjadikan Pulau Bromo sebagai salah satu wilayah destinasi pariwisata maka perlu banyak pembenahan dan perbaikan diberbagai bidang, karena menurut Nuryati, (1994) dasar pengembangan pariwisata adalah suatu proses berkesinambungan untuk melakukan matching dan adjustment yang terus menerus antara sisi supply dan demand kepariwisataan yang tersedia untuk mencapai misi yang telah ditentukan. Sedangkan potensi pariwisata mengandung makna upaya untuk lebih meningkatkan sumber daya yang dimiliki oleh suatu objek dengan cara melakukan pembangunan unsure-unsur fisik maupun non fisik dari system pariwisata sehingga meningkatkan produktivitas.Salam NalarAsa
Tuesday, April 2, 2019
MEMBANGUN LITERASI DIGITAL DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0
MEMBANGUN LITERASI DIGITAL DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0
04 April 2019
Riam Faradigma
NalarAsa
Salam NalarAsa
04 April 2019
Riam Faradigma
NalarAsa
1.
Sejarah
Revolusi Industri
Awal
terjadinya fenomena revolusi industri dimulai pada tahun 1750-1850 dengan
memberi perubahan besar dibidang pertanian, manufaktur, pertambangan,
transportasi dan teknologi. Perubahan yang terjadi akibat terjadinya revolusi
industri memberi dampak pada kondisi sosial, ekonomi dan budaya. Revolusi
industri dimulai dari Britania Raya dan kemudian menyebar hingga ke seluruh
dunia. Revolusi industri ditandai dengan adanya penemuan mesin uap yang
kemudian dari mesin tersebut diaplikasikan untuk dapat menghasilkan dan
memperbanyak produksi barang di Eropa.
Faktor
yang mendasari terjadinya revolusi industri yaitu terjadinya revolusi ilmu
pengetahuan ditandai dengan bermunculannya para ilmuan seperti Francis Bacon,
Rene Descartes, Galileo Galilei serta adanya pengembangan riset dan penelitian.
Disamping itu ada beberapa hal yang turut serta dalam mendorong terjadinya
revolusi industri diantaranya: (1) Situasi politik tidak stabil; (2) Bahan
tambang yang berlimpah di Inggris; (3) Penemuan dibidang teknologi; (4)
Kemakmuran di Britania Raya; (5) Pemerintah memberikan perlindungan terhadap
hak paten dan (6) Urbanisasi penduduk.
Revolusi
memberikan perubahan yang tajam hingga mengubah tatanan sosial kehidupan
masyarakat hingga tatanan Negara yang memberikan dampak yang luas, mencakup
bidang ekonomi, budaya dan politik. Revolusi industri menjadi sinyal titik
balik dalam peradaban dunia, seluruh bidang kehidupan merasakan dampaknya.
Dampak yang dirasakan khususnya pada pertumbuhan penduduk dan pendapatan
rata-rata yang berkelanjutan yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Dampak di
bidang sosial berkenaan pada perkembangan urbanisasi, upah pekerja rendah,
munculnya golongan pengusaha dan golongan pekerja, adanya kesenjangan antara
pengusaha dan pekerja hingga munculnya revolusi sosial.
2.
Revolusi
Industri 1.0, 2.0, 3.0, 4.0
Ekonomi
acap memperbincangkan segala upaya manusia dalam menghadapi kelangkaan.
Revolusi industi hadir untuk menaklukan kelangkaan tersebut dengan
resolusi-resolusi yang lebih efektif dan dapat menghemat waktu, tenaga dan uang
yang mana dapat menggunkannya untuk mengatasi kelangkaan lainnya.
Revolusi
industri 1.0 ditandai dengan ditemukannya dan digunakannya mesin uap untuk
memproduksi barang dengan jumlah yang banyak dengan lebih efektif dan murah. Berkat
adanya mesin uap, produksi barang dapat dilakukan dimana saja. Adapun dampak
negatif dari mesin uap ini adalah pencemaran udara dan limbah-limbah pabrik
lainnya. Dengan adanya mesin uap Imperialis Eropa dapat menaklukan Asia dan
Afrika dengan cepat dan mudah.
Revolusi
industri 2.0 yang terjadi di abad-20 tenaga uap diganti dengan tenaga listrik.
Adanya tenaga listrik tidak dapat serta merta menyempurnakan produksi pabrik,
sehingga masih jauh dari produksi pabrik modern dimana masih membutuhkan banyak
tenaga kerja. Revolusi industri kedua berdampak pada kondisi militer di Perang
Dunia II. Ribuan tank, pesawat dan senjata-senjata tercipta dari pabrik-pabrik
yang menggunakan lini produksi dan ban berjalan. Perubahan kondisi masyarakat
pada revolusi industri 2.0 ini yaitu masyarakat mulai meninggalkan kegiatan agraris
menuju masyarakat industri.
Hadirnya
revolusi industri 3.0 muncul dengan kecanggihan informasi hingga meninggalkan
era industi. Revolusi diera informasi mulai menjalankan mesin-mesin secara otomatis,
komputer hingga robot. Mesin-mesin tercipta semakin canggih seperti penemuan
konduktor, disusul transistor, lalu integrated
chip (IC) membuat komputer dengan ukuran semakin kecil, membutuhkan tenaga
listrik yang kecil, sedangkan kemampuannya semakin melangit.
Revolusi
industri 4.0 membawa isu revolusi teknologi dan revolusi digital yang didukung
dengan kemampuan jaringan internet. Bukti dari mulai bergeraknya revolusi
industri 4.0 dengan smart phone canggih
yang berada hanya dalam genggaman tangan, di dukung dengan jaringan internet
guna akses big data. Ravolusi ini
memberi dampak yang sangat signifikan pada kondisi sosial masyarakat. Segala
urusan yang kemudian dapat dipermudah bahkan dapat digantikan oleh kecanggihan
teknologi dan digital pada revolusi industri 4.0
ULASAN
Internet bersama dengan
perangkat mobile phone untuk
mengakses big data merupakan bentuk
yang teraktual bahwa revolusi industri 4.0 telah memberi dampak yang menggurita
hingga ke negara-negara berkembang seperti Indonesia. Mobile phone sudah begitu melekat dalam kehidupan sehari-hari bagi
masyarakat Indonesia, sampai-sampai sudah tidak asing lagi melihat bocah dengan
lincah menggunakan smartphone. Dari
mulai bangun pagi, naik kendaraan, di sekolah, di kantor, sampai pulang kembali
ke rumah manusia yang berada dalam balada revolusi industri 4.0 tidak dapat absen
untuk membuka smartphone , baik untuk
berkomunikasi, mencari informasi, melakukan transaksi, mencari hiburan atau sekedar
mengecek status media sosial. Dengan menjamurnya perangkat mobile dan online untuk mengakses big data, ada tiga hal yang muncul sebagai dampak dari revolusi
industrI 4.0 menjadi inti untuk mewakili fenomena masyarakat informasi yaitu
kecepatan (speed), virtualitas (virtuality) dan jaringan (net working).
Jumlah pengguna
internet di Indonesia terus meningkat. Hal ini, selain karena meningkatnya
kebutuhan masyarakat terhadap internet dan dukungan infrastruktur, juga karena
semakin menjamurnya perangkat mobile
yang mampu mengakses internet sehingga orang tidak harus menggunakan PC atau
laptop. Apalagi perangkat mobile harganya
semakin terjangkau sehingga semua lapisan masyarakat dapat memilikinya. Sama
halnya dampak yang terjadi akibat adanya revolusi industrI mulai dari awal
terjadinya revolusi industrI 1.0 – 4.0 tidak dinafikan bahwa akan memberikan
dampak kepada masyarakat. Para ahli berpandangan terkait permasalah dampak
revolusi industrI 4.0 terhadap masyarakat, ditemukan tiga intepretasi yang
berbeda mengenai bagaimana revolusi teknologi berdampak, diantaranya: (1)
instrumentalisme teknologi, memegang dua keyakinan inti diantaranya teknologi
secara esensial yang bersifat netral dan tidak mengandung nilai serta teknologi
patuh dimana tundunk terhadap perintah manusia; (2) determinisme teknologi,
mempercayai akan potensi teknologi untuk
membawa perubahan social pada tingkat makro atau masyarakat; (3)
substantivisme teknologi, menentang kepercayaan deterministic terhadap sifat
netralitas dan kebenaran teknologi.
Menurut Badan Pusat
Statistik (BPS) pertumbuhan pendududk di Indonesia akan terus meningkat hingga
2035. Jumlah penduduk diprediksikan akan mencapai 305,6 juta jiwa, sekitar 70%
merupakan usia produktif. Besarnya jumlah penduduk merupakan potensi yang baik
jika berbanding lurus dengan kemampuan SDM yang berkualitas, salah satunya
penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi dan komunikasi secara
positif dan produktif. Jika tidak, malah akan menimbulkan banyak permasalahan.
Indonesia bukanlah negara yang tertinggal dalam hal teknologi informasi,
terbukti dari jumlah kepemilikan gadget
hingga yang paling canggih. Hal ini, mengapa Indonesia dipandang sebagai pasar
yang potensial untuk produk-produk teknologi, dimana jumlah pengguna kebanyak
berasal dari usia-usia produktif atau dapat dikategorikan pada zona generasi
milenial. Generasi milenial menjadi salah satu unsur bangsa ini yang akan
menentukan wajah Indonesia ke depan. Jumlah mereka yang setengah dari penduduk
Indonesia dan menjadi faktor penentu perubahan.
CEO Office Strategi
Development Tokopedia, Doni Nathaniel
(Beritasatu.com, 2017) mengungkapkan, perkembangan dunia digital di Indonesia
sejalan dengan penetrasi internet di Indonesia yang terus meningkat, sehingga
perlu mulai mempersiapkan skill digital
native. Dengan pengetahuan dan teknologi yang dimiliki, masyarakat
Indonesia dapat mempunyai kesempatan yang sama untuk memanfaatkan teknologi
untuk pembangunan bangsa dalam hal peningkatan ekonomi digital. Generasi
milenial harus cerdas dan memiliki literasi digital yang memadai agar kemajuan
teknologi informasi dan komunikasi menjadi berkah dan mendorong kemajuan.
Generasi milenial yang melek digital akan menjadi salah satu modal utama untuk
membangun bangsa ini ke depan. Dampak kemajuan teknologi dan komunikasi yang
tidak dibarengi dengan literasi digital maupun kesadaran untuk memanfaatkan
media digital secara positif memang sangat beresiko.
Revolusi industri 4.0
mengantar masyarakat Indonesia untuk turut menikmati perkembangan teknologi,
salah satunya melalui media sosial dan perangkat jejaring sosial digital
lainnya. Perkembangan teknologi yang menjadi efek dari revolusi industri 4.0
menjadikan masyarakat terlena dengan kecanggihan teknologi yang hanya berada
digenggaman tangan hingga meninggalkan radio, televisi dan media cetak. Masyarakat
telah piawai dalam mengakses jaringan dengan teknologi melalui media-media sosial
digital, konten-konten yang bejubel pada wall
media soaial. Konten-konten memiliki pesan dan maksud yang beragam, mulai
dari urusan dunia hingga urusan akhirat, konten positif hingga negatif, konten
edukasi hingga provokasi dan masih banyak lagi.
Melihat fenomena dampak
revolusi industri yang merambah pada kehidupan sosial masyarakat bangsa
Indonesia, perlu adanya penerapan literasi digital dimasyarakat agar tidak
menimbulkan kerusakan pada konteks sosial masyarakat. Upaya yang dapat diaplikasikan
untuk membangun literasi digital pada masyarakat, diantaranya: (1) Cerdas,
memanfaatkan internes secara baik dalam arti tepat guna, aman sesuai etika,
budaya, dan norma yang berlaku; (2) Kreatif, menciptakan karya baru yang
berpotensi memberikan manfaat dan nilai tambah; dan (3) produktif, mendapatkan
atau memberikan manfaat yang maksimal dari penggunaan teknologi dan internet,
untuk diri sendiri dann orang lain. Menggunakan media sosial dengan
memperbanyak situs-situs kreatif dan produktif untuk menginspirasi masyarakat
agar menciptakan dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat sesuai dengan minat.
KESIMPULAN
Kunci dari pertumbuhan
masyarakat menuju arah yang lebih baik adalah bagaimana mereka khususnya
generasi milenial dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi
tersebut secara bijak, cerdas dan optimal. Semua itu upaya menciptakan Human Intelligent Society dengan
menerapka teknologi informasi dan komunikasi dalam berbagai aspek kehidupan.
Revolusi industri pada era modern saat ini membuat semuanya terhubung satu
dengan lainnya melalui jaringan internet atau bias disebut dengan Internet of Things. Kondisi ini akan
menciptakan nilai baru dalam masyarakat melalui kekuatan teknologi informasi
dan komunikasi.
Pada masa-masa
mendatang, nilai dalam masyarakat akat tercipta melalui ekosistim digital.
Semua dimungkinkan berkat jaringan digital yang menghubungkan manusia dan
berbagai benda yang ada di sekitarnya. Jarak dan waktu bukan lagi menjadi
penghalang bagi masyarakat maupun industri. Dunia terus tumbuh. Manusia dan
benda akan saling terkoneksi dan berbagai informasi.
Kunci dalam
menghadapi dunia seperti itu adalah bagaimana memanfaatkan teknologi informasi
dan komunikasi dengan tepat, dengan manusia sebagai pusat inovasi. Semua mimpi
dan harapan yang diletakkan di atas harus bertumpu pada manusia yang cerdas dan
bijaksana dalam memanfaatkan teknologi untuk tujuan yang positif dan produktif.
Semua itu perlu upaya terencana dan sistematis karena teknologi tidak dengan
sendirinya mencerdaskan masyarakat. Teknologi memang memberikan pengaruh bagi
kehidupan manusia namun tidak berarti bahwa teknologi “menentukan” apa yang
dapat kita lakukan, apa yang dapa kita maknai, jenis hubungan yang dapat kita
miliki, apa yang kita pikirkan, dan siapa kita menjadi.
Salam NalarAsa
Saturday, March 23, 2019
SENI HIDUP MINIMALIS
SENI HIDUP MINIMALIS
By Francine Jay
Genre: Sosiologi
20 Maret 2019
Riam Faradigma
NalarAsa
By Francine Jay
Genre: Sosiologi
20 Maret 2019
Riam Faradigma
NalarAsa
Seni Hidup Minimalis, merupakan tindakakan yang berawal dari pemikiran untuk hidup dengan konsep pemenuhan kebutuhan hidup sesuai dengan yang diperlukan secara berkesinambungan. Hal tersebut tidak dilakukan berdasarkan sebuah standar atau pun keterpaksaan tetapi dijalani secara sadar dan bahagia dalam memenuhi kebutuhan yang bersifat prioritas dan hal tersebut telah mewakili seluruh kebutuhan mendasar dalam kehidupan.
"hidup sederhana itu indah dan tidak membuat kita rendah"
Untuk memahami hidup minimalis perlu dilakukan perubahan terhadapat anggapan terhadap barang-barang yang dimiliki. Barang-barang hanyalah benda yang hadir karena diciptakan manusia sehingga manusia secara bebas dapat memperlakukannya dengan fungsi dan kegunaannya diwaktu yang dibutuhkan. Membangun cara hidup yang minimalis pertama harus dipahami, diketahui kegunaannya dan diproyeksikan sebesar apa memberi dampak pada kehidupan.
" Barang tercipta untuk melayani manusia, bukan manusia hadir untuk melayani barang-barang"
Francine Jay, membagi jenis barang menjadi tiga kategori, yaitu: (1) Barang fungsional, yaitu barang-barang yang memiliki kegunaan dan dapat membantu kehidupan, (2) Barang Dekoratif, yaitu barang-barang yang diperuntukan untuk menjadi barang dekorasi atau barang yang dapat dipajang, dan (3) Barang Emosional, yaitu barang-barang yang memiliki nilai emosional atau kenangan seperti barang peninggalan dari masa lalu. Barang-barang yang mengelilingi kehidupan dapat mewakili ketiga kategori benda seperti gelas dan piring yang memiliki fungsi sebagai wadah makan dan minum tp dapat juga dijadikan barang pajangan atau bahkan dapat masuk dalam kategori barang yang memiliki nilai emosional jika wadah makan dan minum tersebut diperoleh dari pemberian orang-orang terdahulu.
Dasar pemikiran dari seni hidup minimalis, yaitu:
- Kenali kegunaan setiap barang mu. Tidak ada salahnya sejenak mengelilingi rumah atau apartmen untuk melihat-lihat barang-barang yang ada disekitar kehidupan kita. setelah menemukan dan pengetahui dengan sadar barang apa saja yang kita temukan setelah mengelilingi rumah atau aprtmen maka kita dapat simpulkan sejauh apa kegunaan dan dampak keberadaan barang-barang tersebut untuk kehidupan kita.
- Anda bukan lah barang anda. Barang-barang yang kita miliki tidak serta merta mewakili siapa diri kita. Kehidupan yang sesungguhnya tidak diwakili atas barang-barang yang dimiliki tetapi manusialah yang menentukan barang-barang apa saja yang dapat memenuhi kebutuhan.
- Sedikit barang = sedikit stres. semakin banyak barang maka akan semakin banyak hal-hal yang harus dipikirkan dan dipertimbangkan untuk menggunkan barang-barang tersebut, namun sebaliknya semakin sedikit barang maka akan semakin sedik hal-hal yang dipikirkan untuk menggunkan dan memperlakukan barang-barang tersebut. sedikit stres akan membuat hidup terasa lebih ringan dan santai.
- Sedikit Barang lebih merdeka. Barang yang tak banyak menjadikan pikiran lebih tenang. tak perlu banyak kehawatiran apabila mau berpergian karena tidak banyak barang yang harus di urus dan difikirkan. perjalanan dapat lebih tenang dan tidak memaksa untuk cepat-cepat kembali hanya karena kekhawatiran akan barang-barang.
- Jadilah penjaga pintu yang baik. Harus menjadi penjaga atas barang-barang yang akan dibawa ke rumah. memastikan kenapa barang tersebut harus ikut beserta masuk ke dalam rumah. Jika barang tersebut tidak memiliki fungsi yang cukup penting dan dapat diwakili dengan barang lainnya atau barang tersebut hanya perlu dinikmati saat diluar rumah tanpa harus ikut masuk ke dalam rumah, maka pastikan barang tersebut tidak menambah menyesakan ruang di dalam rumah.
- Menyukai tanpa memiliki. Tidak semua barang yang disenangi dan diinginkan harus dibawa serta ke rumah, karena ada barang-barang yang disukai cukup dengan dinikmati di tempatnya berada dan yang dibawa pulang adalah pengalaman dan rasa puas atas barang yang dapat dinikmati. Barang tersebut akan menjadi pas jika berada ditempatnya, apabila barangg tersebut dipaksakan untuk diikutsertakan ke dalam rumah maka akan ada waktu, tenaga, ruang dan biaya lebih untuk melayani barang yang sifatnya bukan primer.
- Bahagia dengan cukup. Cerdas dalam memanajemen barang-barang dalam kehidupan agar dapat berguna dan dapat melayani kehidupan sesuai fungsinya. tak perlu membawa semua barang ke rumah jika barang tersebut dapat dinikmati di luar rumah apalagi barang tersebut hanya dinikmati pada waktu-waktu yang tertentu saja. Bijaknya memanajemen barang akan menghemat biaya, waktu, ruang, tenaga dan pikiran.
Landasan pemikiran seni hidup minimalis dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan santai, ringan dan dinikmati. Dapat dimulai dari mulai dari sekarang; menggunkan sistem buang, simpan, berikan atau bahkan dijual; mencari alasan setiap barang; menaruh barang pada tempatnya; biasakan untuk semua permukaan harus bersih dari barang; harus mengklasifikasi barang pada tiap ruangnya; berikan baras ruang pada setiap barang; jika satu barang masuk maka harus ada satu barang yang keluar; kurangi barang-barang dan lakukan semua kegiatan yang diaplikasikan tadi dengan merawat setiap hari.
Aplikasi hidup minimalis dapat di terapkan dari ruang ke ruang. Mudahnya dapat mengaplikasikan strategi diatas dari:
- Ruang keluarga
- Ruang tidur
- Ruang pakaian
- Ruang kerja
- Kamar mandi
- Ruang penyimpanan/ gudang
- Dapur dan ruang makan
Seni Hidup Minimalis merupaka cara pandang yang kemudian menjadi cara hidup. manusia senantiasa hidup berdampingan dan memberikan pengaruh yang baik kepada orang disekitar adalah hal yang baik. layaknya manusia pada umumnya yang hidup dengan keluarga, sahabat serta kawan, menularkan cara pandang hidup minimalis ini adalah baik namu tidak mudah. Membentuk dan mengubah cara hidup seseorang pasti memerlukan proses dan waktu, sehingga diperlukan cara agar tidak menciptakan ketidak nyamanan atas pemaksaan atas kehendak untuk hidup seperti yang kita inginkan. adapun cara mempengaruhi orang lain agar dapat memiliki cara hidup minimalis, yaitu:
- Memberikan contoh
- Memberikan ruang khusus untuk menaruh apa saja
- Mengajak melihat ruangan yang penuh dengan barang-barang tersebut
- Mengajak berinisiatif untuk menaklukan barang-barang tersebut
- Membuat Jadwal
- Menyiapkan wadah penyimpanan, pembuangan, pemberian, penjualan serta wadah daur ulang
- Bangun disiplin untuk menjaga
Subscribe to:
Posts (Atom)
PESAN PENTING DARI BUKU SEBUAH SENI UNTUK BERSIKAP BODO AMAT
PENDEKATAN YANG WARAS DEMI MENJALANI HIDUP YANG LEBIH BAIK 10 AGUSTUS 2019 R. FARADIGMA NalarAsa Buku ini dapat membantu kita untuk ...
-
PESONA PANTAI TANJUNG DEWA PELAIHARI KALIMANTAN SELATAN 1 September 2018 Riam Faradigma NalarAsa Pantai Tanjung Dewa, Pelaihari ...
-
GUNUNG HALAU HALAU 1.901 MDPL PUNCAK TERTINGGI KALIMANTAN SELATAN 22 April 2019 Riam Faradigma NalarAsa Gunung Halau Halau merupakan...
-
WISATA RAMMANG RAMMANG MAROS SULAWESI SELATAN 07 Juni 2019 R. Faradigma #NalarAsa #KerangkaFikir #WisataMaros #RamangRamangMaros Pe...




























